What You See Is Not What I Get
Yah sedikit mengenang masa lalu dengan jargon yang dulu pernah menjadi sebuah trend untuk software urusan tulis menulis ataupun pengolah data. Memiliki point lebih untuk sebuah program layak dipakai dan digunakan sebagai acuan masalah pencetakan sebuah dokumen. Dimana seringkali saat naskah atau arsip ditulis dengan sebuah mesin yang dinamai komputer. Kadang beda saat dicetak menjadi selembar demi lembar naskah halaman melalui mesin cetak.
Lain halnya dengan masa saat ini bila kita coba komparasi dengan sebentuk alat yang disebut printer. Bila dibandingkan dengan keadaan sekarang sungguh jauh dari sebuah layaknya mesin cetak yang kini lebih cepat, lebih rapi hasilnya, lebih mudah terbaca, dan yang pasti lebih nyaman. Nyaman dalam artian jauh dari sebuah kebisingan yang begitu mudah terdengar jauh hingga satu RT bila kita coba mencetak saat hening malam menjadi tenggatnya.
Mungkin ada kaitannya dengan kenyamanan saat aku ingin menulis artikel kali ini. Kenyamanan untuk semua aku dan juga lawan bicaraku. Saat technical support aku berikan via telepon buat seseorang. Satu sisi aku merasa ingin memberikan solusi. Dan pihak lain ingin jawaban yang pasti tentang masalah yang sedang terjadi. Hanya untuk kenyamanan. Hanya sekedar pelepas rasa ragu dan juga terjawabnya sebuah tanya.
Namun point yang coba aku utamakan tak lain bahwa apa yang kita lihat belum tentu juga dilihat orang lain. Apa yang kita perbuat belum pasti orang juga akan mengerti. Bahwa semua yang kamu rasakan belum tentu orang lain merasakannya, mengalaminya sesuai porsi yang sama kita dapatkan. Sebanding dengan apa yang terjadi dengan yang telah kita perbuat. Yah, seperti itulah kurang lebihnya. Bahwa jargon program yang kini telah merasuki semua program software. Implikasinya tak juga sama persis dengan orang lain. Esensi yang telah kita dapatkan saat sebuah tanya menjadi keraguan kita untuk melanjutakan saat bagi kita bagai sebuah badai. Bagi orang lain justru dianggap sekedar sebuah tempias embun semata.
What you see it was not what other get. Tak selamanya apa yang kita lihat dan kita rasakan akan sama dengan orang lain lihat dan rasakan. Semuanya butuh penjelasan. Diperlukan komunikasi yang benar dan rinci agar semuanya gamblang. Sebagai contohnya mungkin kita pernah juga alami saat program pengolah kata ataupun komputer kita “bertingkah” sedikit lain dari biasanya. Lalu segera saja kita menghubungi kenalan atau sesorang yang mengerti tentang komputer.
Coba simak salah satu kasus berikut ini. Ini cuma segelintir dari sekian kasus yang pernah aku hadapi.
“Mba komputerku koq aneh ya setelah lima hari yang lalu diperbaiki dan diservis di toko. Sebelumnya memang tak ada masalah. Namun sejak pagi hingga sesiang ini muncul kotak warna merah. Tapi setelah diklik hilang. Namun saat dicoba aku restart ataupun dinyalakan ulang kotak merah muncul lagi. Justru semakin parah, muncul kotak kuning ditengah. Memang setelah diklik bisa hilang. Tapi beberapa kali muncul lagi. Bagaimana yaa mba langkah yang harus aku lakukan?”
“Mas mau nanya gimana sih cara ngilangi kotak ditengah setelah di monitor muncul layar warna biru. Soalnya tombol yang diklik warnanya abu-abu. Disudutnya ada gambar pentungan warna kuning. Tapi setelah ditunggu beberapa menit baru bisa diklik. Dan layar birunya sudah hilang sendiri. Harus diseting apanya yaa biar kotaknya gak muncul lagi. Mas-nya bisa bantu kan.”
Tak usah lah kita tanya dengan seseorang yang sangat ahli dan pandai dengan komputer. Coba kita tanyakan lagi bila kebingungan terjadi dan usaha yang kita lakukan sama seperti diatas tadi. Sejenak saja kita coba pertanyaan itu umpanya justru ditanyakan kepada kita.
Sebaiknya kita ambil nafas terlebih dahulu. Buka pikiran dan juga longgarkan dengan lapang hati kita sendiri. Tak ada salahnya kita senyum sejenak dan bahkan bila perlu tertawa sekedarnya.
Yah sebuah kekonyolan mungkin akan menjadi jawabnya. Memang sekarang telah ada sebuah gambar ataupun warna yang mewakili sesuatu. Perlu juga diingat sesuatu itu bisa juga pasti memiliki arti dan tulisan. Bahkan kebiasan kita juga sering melakukan kustomisasi sesuai dengan keinginan kita.
Alangkah baiknya dan memang sudah semestinya bila kita tak menyebut kotak, warna, ataupun gambar untuk menjelaskan sesuatu. Lebih bijak bila kita memang perlu penjelasan dari seseorang. Yang perlu kita sampaikan adalah sekumpulan kata-kata. Panjang memang dan terkadang membosankan. Namun itu lebih menjabarkan tentang semuanya. Tentang segalanya. Mengenai segala sesuatu yang ada dihadapan dan dirasakan oleh kita. Supaya pihak lainnya setidaknya juga bisa merasakan dan memiliki persepsi yang sama dengan kita.
Coba bayangkankan andai saja kesadaran dan kesabaranku tak lagi bersatu dengan jiwa dan hati ini. Sayangnya aku terkadang justru tak sampai hati. Aku tak mampu juga ikut kalut dan bingung sebagaimana pihak yang ada diseberang sana. Malahan aku justru sering menahan diri supaya lebarnya tawa dan juga perasaan canda ini tak terdengar diseberang. Aku justru nanti dianggap orang tak bisa serius juga tak becus mengerjakan sesuatu. Sesungguhnya aku justru ingin meredakan kepanikan seseorang. Meredam keraguan keputusan yang ingin dilakukan oleh diri mereka sendiri . Sebab mereka sebenarnya bisa, sesungguhnya mampu dan percaya dengan tiap keputusan yang meraka perbuat.
Sebagai penutup dari tulisan ini sekaligus untai kata tanya yang tadi aku tulis. Wajar dan bolehkah bila aku menjawab semua tanya itu aku merangkumnya menjadi satu. Walaupun nanti aku dianggap tak beretika memiliki kesopanan dan kemampuan.
Silahkan coba lihat seting dari komputer melalui gambar komputer kecil dipojok atas kanan. Setelah diklik kiri lalu pilih paling bawah dan masuk kebagian devis advance yang harus diklik dahulu. Bila nanti ada gambar tanda tanya abaikan saja, sebab hanya sementar setelah nanti ada koma atupun tanda titik. Sedangkan warna biru dan kuning bisa dihilangkan dengan masuk mengeklik gambar kursi warna hijau dari kontrol panel. Bila setelah direstart coba masih juga ada kendala bisa ditangani dengan menutupnya dengan kotak warna putih dari monitor sebelum berubah menjadi warna biru dengan menekan tombol F8. lalu pilih safe mode dan ulangi langkah tadi satu demi satu.
Lalu restar ulang komputer dan kalau ada kotak warna kuning dengan gambar tanda pentung bisa dinati warnanya dan gambarnya melalui pilihan regedit atau msconfig. Silahkan dicoba terlebih dahulu. Bila masih kendala dan masalah berlanjut silahkan dibawa ketempat servis terdekat (boleh servis sepeda motor, servis barang elektronik ataupun tempat servis sepatu dan tambal ban sekalipun.
Smile please and take deep breath. Don’t be panic in front of your computer monitor. It’s just only a programs things that represent what happen and what we are do before. Seperti itulah sebuah kenyamanan. Sementara waktu justru kenyamanan itu tak serupa dan tak sama prosinya antar satu dengan lainnya. Semua telah memiliki ukuran dan porsi yang sesuai dengan tiap orang.
………………………….
DiY.2007.09.26 – 1451